Mahasiswa KKN Umpar Angkatan XXVII Posko 15 Kelurahan Lampa Laksanakan Pelatihan Pengembangan UMKM dengan Produk Abon Ikan Bandeng AbonTa

01 September 2025
Administrator
Dibaca 62 Kali
Mahasiswa KKN Umpar Angkatan XXVII Posko 15 Kelurahan Lampa Laksanakan Pelatihan Pengembangan UMKM dengan Produk Abon Ikan Bandeng AbonTa

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) Angkatan XXVII Posko 15 yang ditempatkan di Kelurahan Lampa melaksanakan program kerja pelatihan kepada ibu-ibu setempat dalam rangka mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan potensi lokal, khususnya hasil perikanan berupa ikan bandeng, yang kemudian diolah menjadi produk abon dengan merek “AbonTa’”.

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN Umpar dalam membantu masyarakat meningkatkan nilai tambah hasil perikanan yang melimpah di Kelurahan Lampa. Ikan bandeng, yang biasanya hanya dijual dalam bentuk segar, kini diperkenalkan sebagai bahan dasar produk olahan yang memiliki daya jual lebih tinggi dan berpotensi menjadi produk unggulan daerah.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan pendampingan langsung mulai dari proses pengolahan ikan bandeng menjadi abon, teknik pengemasan yang menarik, hingga strategi pemasaran sederhana agar produk dapat dikenal lebih luas. Para ibu-ibu peserta pelatihan tampak antusias mengikuti setiap tahap, karena selain menambah keterampilan baru, kegiatan ini juga membuka peluang usaha yang menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Produk hasil pelatihan diberi nama “AbonTa’”, yang mencerminkan kearifan lokal dan kedekatan emosional dengan masyarakat setempat. Nama tersebut diharapkan dapat menjadi identitas khas bagi produk UMKM Kelurahan Lampa, sekaligus mendorong semangat ibu-ibu untuk terus mengembangkan usaha mereka ke depannya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Umpar Posko 15 berharap agar masyarakat, khususnya ibu-ibu di Kelurahan Lampa, dapat semakin termotivasi untuk mengolah potensi sumber daya lokal menjadi produk bernilai ekonomi. Selain itu, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.